bunga raflesia

cute boy

cowo cakep

cowo cakep
lagi mw ke curup neh

herdito yasinnata

herdito yasinnata
agroekoteknologi B

Minggu, 02 Mei 2010

Laporan genetika probabilitas

Laporan Praktikum Genetika

Acara 4

“Probabilitas”




Dicky Andika S

NPM : E1J009056

Shift : V. Kamis (12.00-14.00)

Kelompok : 2


LABORATORIUM AGRONOMI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BENGKULU
2010
I. Pendahuluan
Dasar teori
Probabilitas atau peluang yang dimaksud dalam praktikum ini adalah nilai diantara 0 dan 1 yang mengggambarkan besarnya kesempatan yang muncul suatu hal atau kejadian pada kondisi tertentu. Peluang nilai 0 maksudnya kejadian tersebut tidak pernah terjadi dan bila nilainya 1 maka kejadian tersebut selalu atau pasti terjadi.
Cara yang dilakukan untuk menyatakan probabilitas ini ada dengan beberapa metode yaitu :
Metode klasik / A Priori
Metode ini dilakukan jika dikethui dari suatu tindakan bahwa kejadian A dapat muncul dalam m, cara dan total seluruh kemungkinan kejadian adalah n maka peluang sebenarnya dari A dapat dihitung dengan rumus P(A)

Peluang dicontohkan dengan melemparkan koin yang bergambar dan angka, maka peluang munculnya gambar adalah setengah dan peluang munculnya gambar juga setengah dikarenakan m adalah 1 tidak sama dengan banyaknya gambar muncul, dan total muncul semua cara adalah =2

Metode frekuensi / APosteriori
Jika peluang A muncul m kali dalam total percobaan n maka pengamatan munculnya peluang A adalah
Misalkan dalam 80 kali pelemparan mata uang ( yang tak harus seimbang ) munculnya angka sebanyak 45 kali (sisanya gamar) maka P akan (muncul Angka )=45/80

Metode subjektif
Terkadang adalah merupakan dugaan terbaik dari peluang yang akan muncul kejadian A yang tentunya hanya diperlukan dan sah, apabila tidak terdapat data numeric
Probabilitas dihitung berdasarkan perbandingan antara 1. jumlah kejadian yang timbul pada kondisi-kondisi tertentu dengan 2. jumlah keseluruhan dari kemunginan yang dapat terjadi. Probabilitas dengan nilai 0 sampai 1 dimana 0 tidak pernah terjadi dan 1 selalu terjadi. Model penggunaan teori peluang ini adalah dengan perbandingan 3:1. hukum probabilitas ini adalah landasan dasar studi genetik yang digunakan secara luas. Pemulia tananam akan selalu menganadalkan perhitungan probabilitas ini. Keberhasilan proses pengumpulan karakter terbaik sesuai dengan yang diinginkan amat menentukan kesuksesanya dalam mengembangkan varietas unggul.
Probabilitas dapat di rumuskan :

P(x) =
Keterangan :
P = probabilitas
X = pristiwa yang diharapkan
Y = pristiwa yang tidak diharapkan
P(X) = probabilitas dari kejaidan











Tujuan Praktikum :
 Memahami prinsip-prinsip probabilitas yang melandsi Genetika
 Membuktikan teori kemungkinan.







II. Bahan dan Metode Praktikum

Bahan Praktikum
1. Koin atau mata uang
2. Kertas karton sebagai alas melempar.




Cara pelaksanaan:
A. Pertama
1. melemparkan sebuah koin sebanyak 30 X
2. Tabulasikan hasil lemparan koin
3. Menghitung jumlah gambar dan angka yang muncul
4. Menetukan perbedaan antara hasil percobaan dan yang diharapkan.

B. Kedua
1. Menggunakan tiga koin secara serentak
2. Melemparkan sebanyak 40 X
3. Tabulasikan hasil lemparan tersebut
4. Menghitung kemungkinan jumlah kombinasi gambar dan angka yang muncul.
5. Menentukan perbedaan antara hasil percobaan dan yang diharapkan.

C. Ketiga
Mengulang setiap langkah pada prosedur B, dengan menggunakan empat koin secara serentak sebanyak 48 X lemparan.





III. Hasil pengamatan
Tabel 1.Perbandingan/nisbah Pengamatan observasi dan Nisbah Harapan untuk Pengambilan 30 X.

1 Koin Pengamatan
(Observasi) Harapan
(Expected) Deviasi
( O-E)
Gambar 19 x 1 x 30 = 15
19 – 15 = 4
Angka 11 x 1 x 30 = 15
11 – 15 = -4
Total 30 30 0






Tabel 2.Perbandingan/nisbah Pengamatan observasi dan Nisbah Harapan untuk Pengambilan 40 X.

3 Koin Pengamatan
(Observasi) Harapan
(Expected) Deviasi
( O-E)
3G-0A 7 x 1 x 40 = 5
2
2G-1A 10 x 3 x 40 = 15
-5
1G-2A 16 x 3 x 40 = 15
1
0G-3A 7 x 1 x 40 = 5
2
Total 40 40 0



Tabel 3.Perbandingan/nisbah Pengamatan observasi dan Nisbah Harapan untuk Pengambilan 48 X.

3 Koin Pengamatan
(Observasi) Harapan
(Expected) Deviasi
( O-E)
4G-0A 2 x 1 x 48 = 3
-1
3G-1A 9 x 4 x 48 = 12
-3
2G-2A 20 x 6 x 48 = 18
2
1G-3A 14 x 4 x 48 = 12
2
0G-4A 3 x 1 x 48 = 3
0
Total 48 48 0


IV. Pembahasan
Probabilitas dihitung berdasarkan perbandingan antara 1. jumlah kejadian yang timbul pada kondisi-kondisi tertentu dengan 2. jumlah keseluruhan dari kemunginan yang dapat terjadi. Probabilitas dengan nilai 0 sampai 1 dimana 0 tidak pernah terjadi dan 1 selalu terjadi. Model penggunaan teori peluang ini adalah dengan perbandingan 3:1.
Dalam percobaan melempar mata uang logam (yang dapat muncul gambar dan angka), maka peluang muncul angka 50% karna m = 1 = banyaknya cara gambar muncul dari total muncul semua cara = 2.
Dalam metode frekuensi di jelaskan bahwa jika kejadian A muncul sebanyak m kali dalam hasil percobaan n, maka peluang pengamatan munculnya A adalah P(A) = m/n. Misalnya bila dilakukan 80 X pelemparan mata uang munculnya angka sebanyak 45 X (sisanya gambar), maka P(munculnya gambar)= 45/80.
Seperti halnya pada acara praktikum kali ini yang menggunakan mata uang logam dengan 2 sisi yang berbeda motif(gambar dan angka), dalam 30 X pelemparan dengan menggunakan 1 koin didapatkan gambar sebanyak 13 dan angka sebanyak 17, maka jelas ditemuai adanya deviasi pada kedua sisi mata uang tersebut dimana banyaknya harapan muncul adalah sama besar yaitu masing-masing 15.
Hukum probabilitas merupakan landasan genetika yang digumakan secara luas seperti pemuliaan tanaman yang selalu berkecimpung dalam pengumpulan gen-gen unggul yang akan senantiasa mengandalkan perhitungan probabilitas. Jika hasil tepat pada penghitungan maka probabilitas atau kemungkinan dapat diterima.

























V. Kesimpulan
Setelah melakukan acara praktikum ini, maka dapat disimpulkan :
 Metode yang dilakukan untuk menyatakan peluang yaitu metode klasik, metode frekuensi dan subjektif.
 Hukum probabilitas merupakan landasan genetika yang digumakan secara luas seperti pemuliaan tanaman yang selalu berkecimpung dalam pengumpulan gen-gen unggul yang akan senantiasa mengandalkan perhitungan probabilitas.
 Pada Pengambilan 30 X ditemui .Deviasi( O-E) sebanyak 0, pada Pengambilan 40 X ditemui deviasi sebanyak 0. dan untuk Pengambilan 48 X.ditemui deviasi sebanyak 0
 Prinsip – prinsip probabilitas dapat membuktikan teori hukum mendel I dan mendel II.
 Hasil pengamatan membuktikan teori kemungkinan




















Pertanyaan :
Jika ada 4 anak yang lahir di rumah sakit pada saat yang sama, maka :
1. Berapakah nilai probabilitas bahwa keempat anak yang lahir tersebut semuanya laki-laki?
2. Berapakah nilai probabilitas bahwa yang lahir 3 anak laki-laki dan 1 anak perempuan ?
3. Berapakah nilai pobabilitas bahwa yang lahir 2 anak laki-laki dan 2 anak perempuan ?
4. Berapakah paling banyak terjadi kombinasi anak laki-laki dan anak perempuan di antara 4 bayi tersebut ? mengapa ?

Jawaban :
1. C44 = 4 anak laki – laki = 4! = 1 = 1/16
4!(4-4)!
2. C43 = 3 anak laki – laki = 4! = 4 = 4/16
4!(4-3)!
3. C42 = 2 anak laki – laki = 4! = 6 = 6/16
4!(4-2)!
4. Kombinasi C42 dari 6/16 karena kombinasinya terbanyak dari kombinasi yang lain















VI. DAFTAR PUSTAKA

Tim Pengasuh Praktikum (2009). Penuntun Praktikum Genetika Dasar. Laboratorium Agronomi. Fakultas Pertanian. Universitas Bengkulu.
Sudjadi, Bagod. 2005. Biologi. Surabaya: Yudhistira.
Suryati, Dotti. 2007. Penuntun Pratikum Genetika Dasar. Bengkulu: Lab. Agronomi Universitas
Bengkulu.
Syamsuri, Istamar, dkk. 2004. Biologi. Jakarta: Erlangga.
Welsh, James R.. 1991. Dasar-Dasar Genetika dan Pemuliaan Tanaman. Jakarta: Erlangga
Http ://www.google.com/Wikipedia/probababilitas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar